Karena Gambar Dirimu Berharga

Kamu berhak Dipandang baik.

Lindungi Gambar Dirimu.

Catatan mengenai Kekerasan Seksual


Imago Dei adalah sebuah laman yang menghubungkan korban dengan berbagai sumber daya dan pertolongan dalam konteks Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Manusia yang berada dalam keadaan rentan dilecehkan, dipermalukan, dan dianggap sebagai pelaku, baik oleh masyarakat, penegak hukum, dan pelaku yang sebenarnya. Gambar diri berbagai orang dari berbagai individu dari berbagai kelompok masyarakat dihancurkan dan direndahkan. Mereka tidak didukung untuk melawan, sehingga beberapa dari mereka hanya pasrah menerima nasib. Mereka seakan dipaksa untuk berpikir bahwa mereka layak dan pantas untuk menerima perlakuan demikian.


Penyusun Imago Dei tidak bisa menerima keadaan demikian. Manusia adalah makhluk yang seluruh pikiran, perasaan, perbuatan, dan perhatiannya diarahkan kepada Tuhan YME. Kita perlu mematuhi perintah Tuhan YME untuk merawat gambar diri sesama manusia dan melindungi keberlangsungan alam ciptaan.Gambar diri itu sendiri adalah keyakinan bahwa kita adalah makhluk yang mampu dan mau mencari kebenaran. Kekerasan seksual jauh sekali dari kebenaran tersebut.


Manusia pada mulanya luhur, seperti rencana Tuhan YME. Dalam rencana yang benar tersebut, seksualitas diarahkan kepada kelanjutan spesies manusia. Ketika manusia jatuh dalam hawa nafsu seksual yang tidak teratur, manusia merusak sifat alamiah tersebut. Akibat dari nafsu seksual yang liar ini besar sekali. Tidak terhitung korban kekerasan seksual yang terjadi di sepanjang sejarah manusia. Persetubuhan dicari karena rasanya enak, dengan melupakan kepedulian terhadap satu sama lain. Akhir-akhir ini, alam ciptaan turut menjadi rusak ketika Kecerdasan Buatan/Artificial Intelligence digunakan untuk merusak gambar diri manusia. Air dan logam tanah jarang dihabiskan untuk menciptakan hal-hal yang merusak mental dan fisik manusia, yang nilainya tidak terukur.


Dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak, pelaku terdiri dari berbagai macam orang. Ada orang yang melakukan hal jahat karena kodratnya, dan karena itu kecenderungan tersebut harus dilawan seumur hidup. Ada orang yang terseret karena konten yang disebarkan, dan karena itu ia harus menjaga mata dan hati. Ada yang hatinya tidak puas dengan orang dewasa, dan karena itu harus dihukum supaya jera. Penyebabnya bukan anak-anak yang dilecehkan, sebab mereka belum mengerti apa yang terjadi pada diri mereka. Mereka hanya tahu bahwa mereka menderita. Pola pikir dan perilaku pelaku serta masyarakat luas yang justru harus dinilai keliru, karena hal tersebut akan menentukan keselamatan batin dan fisik anak-anak yang tidak berbuat salah apa-apa.


Imago Dei dibuat dengan tujuan menurunkan rekaman-rekaman yang tersebar secara daring (jika barang bukti sudah disimpan), memberikan edukasi kepada korban dan pihak keluarga, serta menghubungkan korban kepada pihak-pihak yang dapat membantu lebih lanjut. Kami merencanakan pengembangan lebih lanjut, seperti kerjasama dengan pihak pengembang kecerdasan buatan untuk mencari dan menurunkan rekaman secara otomatis. Kami tidak menyimpan data korban, kecuali korban sendiri mengirim surel/email kepada kami. Jika data korban sudah tidak diperlukan, kami akan segera menghapusnya.


Max

Webmaster